Friday, December 29, 2017

Apa yang Paling Berharga di Dalam Hidup Ini?


Menjelang Akhir Tahun, salah satu topik yang paling sering dibicarakan adalah Liburan. Berbicara soal liburan, saya yakin setiap orang punya cara yang berbeda dalam menyikapinya. Ada yang memilih mudik, ada yang memilih untuk berlibur ke tempat wisata, namun ada juga yang tetap bekerja. Namun, saya yakin ada juga yang seperti saya, liburan diisi dengan menghabiskan waktu di Rumah bersama keluarga.


Saya sendiri mengambil pilihan ini karena alasan tersendiri. Bagi yang tahu, saya adalah seorang Pembicara yang sering sekali diharuskan untuk bepergian ke luar kota. Bahkan di hari weekend, dimana banyak orang yang memutuskan untuk berlibur bersama keluarga, saya justru harus memberikan training atau seminar baik di dalam kota Jakarta maupun di luar kota Jakarta.

Salah satu hal yang mengasyikkan sebagai seorang Trainer adalah Pergi Jalan-Jalan, Pulang Bawa Duit. Asyik kan? Tentu saja, selepas acara Training, saya biasanya mencari tempat wisata alam atau kuliner di sekitar lokasi training.

Namun, ada satu hal yang harus saya korbankan, yaitu Waktu Bersama Keluarga.
Jujur saja, saya menyadari bahwa waktu bersama anak dan istri (secara kuantitatif) tidak seideal yang mereka harapkan. Pulang Malam Hari, Pergi Pagi Hari, Weekend sering keluar kota. Meskipun demikian, saya selalu mengusahakan Waktu yang berkualitas ketika ada kesempatan bersama mereka.

Apakah Ada yang se-nasib dengan saya? hehehehe..

Back to topic, Salah satu hal yang kami lakukan di liburan kali ini adalah menonton di Bioskop. Saya dan Istri memutuskan menonton Film Indonesia berjudul "Susah Sinyal". Sebuah Film Komedi namun sarat dengan nilai-nilai hidup khususnya dalam keluarga, dan saya rekomendasikan Anda untuk menontonnya.

Dalam suatu scene, seorang pemilik penginapan bertanya kepada seorang ibu yang super sibuk (bekerja sebagai pengacara), "Apa yang paling berharga di dalam hidup ini?"

Ternyata Jawabannya Bukan Uang, Bukan juga Kekayaan..
Tetapi Hal yang Paling Berharga adalah Waktu.

Saya seperti tertampar seketika.
Waktu adalah Sesuatu yang tidak bisa dikembalikan lagi, tidak bisa diulang lagi, meskipun berapapun anda membayarnya. Banyak yang tidak menyadari betapa tidak bernilainya "WAKTU" ini.

Sadar atau Tidak Sadar, Apa yang paling sering kita habiskan dengan waktu merupakan Hal yang Paling Berharga, dan Paling Penting dalam hidup kita.

Mari Renungkan sejenak,
  • Kita mungkin mengatakan bahwa Keluarga Paling Berharga dalam Hidup, tetapi kita tidak menyediakan banyak waktu ke mereka karena kesibukan kita. Pertanyaannya sebenarnya lebih penting kesibukan atau kebersamaan dengan keluarga?
  • Ketika Anak tidak mau mengerti kesibukan kita, lalu kita marah-marah kepada mereka, sebenarnya yang kurang waras di sini siapa, kita atau anak kita? 
  • Perhatikan Proses Waktu kehidupan kita, sampai di usia berapakah kita benar-benar bisa produktif (bekerja)? dan ketika kita sudah tidak bisa bekerja, tahukah bahwa anak kita mungkin sudah pergi bersama pasangannya di luar kota, atau sudah sibuk dengan pekerjaannya, sedangkan kita hidup sendiri (atau bersama pasangan kita), dan Apakah kita berhak menuntut mereka untuk meluangkan waktunya (dengan segala kesibukannya) agar bisa bersama kita?
Jujur saja, saya mengidamkan sebuah kehidupan dimana maksimal di usia 40 Tahun saya akan tidak bekerja lagi (secara aktif), namun saya sudah mendapatkan penghasilan dari usaha atau bisnis yang sudah autopilot. Saat ini saya sedang on the track ke sana.

Karena saya menginginkan Waktu saya yang berharga ini agar lebih banyak dihabiskan bersama orang-orang yang saya sayangi.

Bagaimana dengan Anda?


Rezky Daniel
  • Best Hypnotherapy Certified Instructor by IBH
  • Certified Master Trainer NLP by Neo-NLP Society 
  • Penulis Buku "The Incredible Life with Hypnosis"
Ingin Mengundang Beliau ke Instansi Anda? ataupun ingin mendapatkan Informasi Jadwal Pelatihan Hipnoterapi, NLP dan Coaching bersama Beliau? Silakan Hubungi Sekarang Juga: 0812-8446-0494 atau 0896-7370-0228
Via SMS TELP dan Whatsapp

Anda Menyukai artikel ini? Bagikan melalui :

Facebook Google+ Twitter
Join US