Tuesday, April 28, 2015

Tips Praktis Mengelola Stres (Part I)

Kata "Stres" barangkali sudah menjadi kata yang tidak asing di telinga kita. Setiap hari sering sekali kita menemukan suatu pekerjaan atau masalah yang membuat kita stres. 

Bahkan gara-gara stres, tidak jarang ada yang sampai depresi yang mengakibatkan bunuh diri atau gila. Apabila anda sudah memahami bagaimana cara pikiran dan perasaan bekerja, seharusnya stres bukan sesuatu yang memberatkan diri anda, bahkan stres itu dalam kadar yang cukup sangat kita perlukan untuk kedewasaan mental kita. Lho, kok bisa..? 

Stres itu Perlu!
Tentu saja, bayangkan saja apabila di sekolah tidak ada ulangan harian / semesteran / tahunan? mungkin siswa tidak ada yang belajar. Contoh lain? Dalam memilih pasangan, bisa jadi karena orang tersebut populer, sehingga saingan kita banyak. Stres! Tapi itu akan membuat kita menjadi kreatif untuk menjadi pemenang.

Saat bekerja, kata "deadline" dan "target" mungkin menjadi hal membosankan. Tapi, jika tidak ada deadline dan target, maka karyawan akan menjadi malas-malasan. Saat deadline tinggal 3 hari lagi, banyak karyawan yang tiba-tiba menjadi kreatif sekali sehingga mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat pada waktunya.

Tapi ingat!! Dalam kadar yang cukup.

Yang bahaya adalah jika kita terlalu melekat dengan masalah atau stres tersebut..
Suatu waktu ketika saya mengisi sebuah training "Hypnotic-Communication Skill for Selling" di sebuah perusahaan ternama di jakarta, seorang peserta menanyakan bagaimana cara agar kita tidak stress? Lebih lanjut lagi, yang bersangkutan merasa hidupnya setiap hari penuh banyak masalah yang membuat dia stres. Dia tidak mau hidup terus menerus seperti ini.

Lalu saya menjawab keluhan orang tersebut dengan mengambil sebuah gelas berisi air, dan memegangnya dalam waktu beberapa detik. "Berapakah berat dari gelas berisi air ini? Apakah berat atau ringan?", tanya saya kepada para audiens.

Mayoritas dari ruangan tersebut menjawab beratnya kurang dari 1kg, dan termasuk ringan. Lalu sambil tetap memegang gelas tersebut, "Apabila gelas ini begitu ringannya, maka tidak mungkin memberatkan kita kan? Bagaimana jika saya memegang gelas yang ringan ini dalam waktu 1-2 jam? Ada yang mau mencoba?"

Spontan Audiens tersenyum dan tidak ada seorang pun yang bersedia. Yah, betul! Dalam 1-2 jam jika kita terus memegang gelas tersebut, gelas tersebut akan terasa berat. Yah! Terasa berat...

Terasa berat tidak sama dengan berat gelasnya bertambah... Tapi rasa berat itu dirasakan karena tangan kita yang mulai lelah...

Apa hubungannya dengan stres?
Sebenarnya tidak ada masalah yang berat. Tuhan sudah merancang pikiran dan tubuh kita untuk mampu melewati setiap masalah yang ada disekitar kita. Namun, apabila masalah itu datang, dan anda hanya terus menerus fokus pada masalah tersebut, diam dan menyatu dengan masalah tersebut, lama-lama masalah tersebut akan terasa berat, dan itulah yang membuat anda stres. 

Bagaimana mengatasinya?
Sebenarnya sederhana aja, apabila tangan anda mulai pegal atau lelah, maka yang perlu anda lakukan hanya mengistirahatkan tangan anda, dan meletakkan gelas tersebut sejenak. Begitu juga dengan masalah atau stres anda, ketika anda mulai lelah dengan masalah anda, berhentilah sejenak, dan beristirahatlah. Apabila anda sudah beristirahat dan pikiran sudah mulai segar, anda mulai bisa mengangkat gelas itu kembali.

Semoga bermanfaat!

Salam Hipnotis,

Rezky Daniel
- International Certified Hypnotherapist
- Founder Smart Hypnotist Center


Ingin Mengundang Beliau ke Instansi Anda? ataupun ingin mendapatkan Informasi Jadwal Pelatihan Hipnoterapi, NLP dan Coaching bersama Beliau? Silakan Hubungi: 0812-8446-0494 atau 0896-7370-0228

0 comments:

Post a Comment

Join US