Wednesday, January 29, 2014

Seorang Anak berusia 2 Tahun bisakah mengikuti Sesi Hipnoterapi?

Suatu hari seorang Ibu menghubungi saya via telepon perihal menanyakan apakah permasalahannya dapat diselesaikan dengan hipnoterapi atau tidak. Ibu tersebut mengatakan bahwa dia memiliki seorang anak berusia 2 tahun yang bermasalah dengan kesulitan buang air besar, kesulitannya adalah anak tersebut takut untuk buang air besar. Ibu itu percaya bahwa hipnoterapi itu benar-benar persis seperti yang dilihatnya di televisi dan seperti kekuatan gaib, yang ketika kita suruh tidur siapapun maka orang tersebut langsung tertidur.


Benarkah?
Tentu saja tidak. Pertunjukan hipnotis/hipnosis yang anda lihat di televisi tentu saja sudah melalui proses pemilihan client dimana yang dipilih adalah subjek/client yang memiliki tingkat sugestivitas yang tinggi.

Trus kenapa anak-anak di bawah 12 tahun tidak direkomendasikan untuk menjalani sesi hipnoterapi dengan seorang hipnoterapis?
Untuk menjawab hal ini, maka saya perlu menjelaskan terlebih dahulu, persyaratan apa saja yang diperlukan dan siapa saja yang bisa mengikuti sesi hipnoterapi. Untuk hal ini saya akan memperkenalkan istilah Hypnotisability

Hypnotisability adalah kemampuan untuk memasuki hypnosis state (kondisi hipnosis).
Secara umum, setiap orang normal rata-rata, jika ia TIDAK MENOLAK (secara sadar dan bawah sadar), maka pasti dapat memasuki hypnosis state secara mudak, terkecuali jika:
1. Tidak memiliki kemampuan untuk berkonsentrasi atau Fokus
Hal ini bisa terjadi oleh banyak sebab, beberapa diantaranya karena stres berat, kemampuan konsentrasi berkurang karena disebabkan oleh narkoba, alkohol, dsj.

2. Tidak memahami komunikasi
Secara fisik, hal ini dapat disebabkan karena memiliki gangguan pancaindera seperti tuli, dan memiliki kemampuan intelektual yang rendah seperti orang gila. Selain itu, tidak memahami komunikasi juga dapat diartikan, klien dan terapis dapat saling memahami bahasa yang digunakan, termasuk istilah ataupun perbendaharaan yang digunakan saat terapi

Pengertian TIDAK MENOLAK.
Tidak menolak dapat diartikan bersedia. Kesediaan klien ini dapat dilihat bukan cuma dari kata-kata yang diucapkan, tetapi juga dari sikap dan perilaku saat berkomuniasi dengan terapis. Banyak sekali klien datang meminta sesi hipnoterapi dalam rangka mengukur kemampuan terapis, disini secara sadar dan bawah sadar, klien tersebut sudah menolak karena sejak awal dia sudah meragukan kemampuan terapis dan sudah antipati terhadap terapis. 
Selain itu, faktor otoritas juga sangat berpengaruh di dalam sesi hipnoterapi. Jika seorang klien datang dengan memposisikan dirinya sebagai pihak yang jauh lebih berotoritas dibandingkan terapis, hal ini akan memperlambat proses hipnoterapi tersebut karena kecenderungan untuk meremehkan terapis dalam setiap arahan yang nantinya akan diberikan oleh terapis. Yang diperlukan bagi setiap klien untuk mengikuti sesi hipnoterapi adalah kerendahan hati dalam menerima arahan dan sugesti dari terapis. Semakin rendah hati seorang klien, maka klien akan menjadi lebih 'open mind' dan terbuka, sehingga semakin mempermudah masuknya sugesti yang diberikan. Untuk mempermudah pemahaman anda, Bayangkan saja, jika di suatu perusahaan, andaikata seorang Office Boy baru saja mempelajari Hipnoterapi dan ingin mencoba membantu memberikan terapi kepada sang direktur. Bisa anda bayangkan jika sang direktur dari awal sudah mengatakan, "oke saya bersedia diterapi.", tetapi dalam hati Si bos berkata, "mana mungkin seorang OB mampu menterapi saya. Apa hebatnya dia.". 

Dari penjelasan di atas, kita bisa mengetahui dengan jelas bahwa terdapat beberapa kesulitan yang akan dihadapi dalam memberikan terapi kepada anak-anak berusia 2 tahun, antara lain:
1. Tidak memahami Komunikasi
Tentu saja seorang anak berusia 2 tahun masih dalam proses belajar bicara, dan hal ini merupakan hal vital yang membuat anak tersebut tidak dapat diterapi karena anak tersebut belum memahami bahasa dengan baik termasuk perbendaharaan yang cukup banyak untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain secara nyaman sehingga sugesti yang akan diberikan oleh terapis menjadi kurang efektif. Jangankan memahami sugesti yang diberikan, memahami arti hipnoterapi saja mungkin bakal kesulitan.

2. Tidak memiliki daya konsentrasi
Seorang anak bukannya tidak bisa berkonsentrasi, tetapi pasti sulit diarahkan atau dibimbing oleh orang lain (apalagi yang baru kenal) untuk diminta untuk konsentrasi. Jangankan konsentrasi, meminta agar duduk dengan diam aja butuh usaha ekstra, hehehe

3. Tidak bersedia secara sadar maupun bawah sadar
Apakah mungkin Seorang anak berusia 2 tahun yang baru saja ketemu dengan seseorang yang baru dikenalnya, dapat memberikan Jawaban secara verbal dan nonverbal bahwa anak tersebut bersedia untuk mengikuti sesi hipnoterapi dengan baik serta bersedia menerima dan menjalankan seluruh sugesti yang dibeikan..? Tentu saja belum bisa.

Akhir Cerita saya tetap menolak untuk memberikan terapi kepada si anak, tetapi yang saya lakukan adalah pembekalan hypnoparenting dan hypnosleeping kepada orangtua sehingga orangtua tersebut dapat menggunakan teknik hypnoparenting.


Rezky Daniel
- International Certified Hypnotherapist
- Founder Smart Hypnotist Center

Ingin Mengundang Beliau ke Instansi Anda? ataupun ingin mendapatkan Informasi Jadwal Pelatihan Hipnoterapi, NLP dan Coaching bersama Beliau? Silakan Hubungi: 0812-8446-0494 atau 0896-7370-0228
Ingin Mengundang Beliau ke Instansi Anda? ataupun ingin mendapatkan Informasi Jadwal Pelatihan Hipnoterapi, NLP dan Coaching bersama Beliau? Silakan Hubungi Sekarang Juga: 0812-8446-0494 atau 0896-7370-0228
Via SMS TELP dan Whatsapp

Anda Menyukai artikel ini? Bagikan melalui :

Facebook Google+ Twitter
Join US